baju renang muslim
0812-9797-5816 sms 0812-9797-5816 0812-9797-5816

16 Cara Memilih Baju Renang Anak Laki-laki dan Perempuan

baju renang anakBerenang adalah olahraga yang baik untuk anak-anak. Sebab bisa merangsang pertumbuhan dan menyehatkan paru-paru. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa anak yang diajari berenang sejak dini akan memiliki keseimbangan yang lebih bagus. Tunggu apa lagi? Mari ajak anak Anda berenang. Namun sebelumnya, Anda harus membeli baju renang anak.

Hindari berenang sambil memakai baju biasa. Dengan kaos dan celana pendek sehari-hari, anak memang bisa berenang. Tetapi tentu tak nyaman. Biasanya, bahan baju biasa sangat menyerap air. Jadi akan menyulitkan anak saat berada di kolam renang. Bajunya akan mengembang dan menghambat gerakannya. Bahkan jika tidak hati-hati, bisa terlepas begitu saja.

Supaya anak Anda punya baju renang yang tepat, mari ikuti tips berikut ini.

  1. Sesuaikan ukuran baju dengan usia anak

Olahraga renang tak terbatas oleh umur. Siapa saja bisa berenang, mulai dari bayi hingga orang tua. Karena itulah tersedia baju renang dengan berbagai ukuran. Pastikan Anda memilih yang sesuai dengan umur anak. Kalau anak masih berusia tiga tahun, pilihlah baju untuk balita. Jangan baju untuk anak SD. Sebab ukurannya bisa kebesaran.

Namun, ada perkecualian untuk anak yang bertubuh besar. Kalau anak Anda masih TK tapi sudah bertubuh seperti anak SD, pilih saja baju renang untuk SD. Yang penting ukurannya pas badan. Jadi nyaman dipakai saat berenang. Sebab, memakai baju di dalam air berbeda dengan memakai baju sehari-hari. Butuh ukuran yang tepat supaya nyaman dipakai.

Kalau baju renang kesempitan, anak akan merasa sesak memakainya. Terlebih ada risiko terjadi iritasi dan ruam kulit. Hal itu bisa membuat anak enggan berenang lagi. Bagaimana kalau bajunya kebesaran? Anak akan sulit bergerak di dalam air. Bajunya pun jadi agak terbuka dan mengekspos bagian tubuh anak. Bisa-bisa memancing niat jahat dari orang yang melihatnya.

Karena itu, cermatlah saat membeli baju renang anak muslim. Biasanya ada keterangan ukurannya di toko. Ada ukuran S, M, L, XL, dan sebagainya. Kalau Anda kesulitan untuk menentukan, mintalah bantuan dari pegawai toko. Beritahu usia, tinggi badan, dan berat badan anak Anda. Pegawai itu bisa mencarikan baju renang yang cocok ukurannya.

  1. Ketahui berbagai model baju renang untuk anak

Anak laki-laki dan perempuan mempunyai model baju renang yang berbeda. Pastikan memilih sesuai kebutuhan dan selera. Ada berbagai model baju renang anak perempuan yang bisa dibeli. Mulai dari yang pendek, panjang, terusan, berbentuk rok, hingga menyerupai bikini. Setiap model mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Jika ingin praktis, Anda bisa membeli baju renang model one piece, yaitu yang terdiri dari satu bagian saja. Tentu lebih mudah dipakai. Selain itu, cenderung lebih aman karena menutup perut anak. Anda juga bisa memilih baju renang yang dilengkapi rok. Dengan begitu, paha anak akan lebih tertutupi. Desain rok yang berimpel juga menambah kesan manis.

Anda pun bisa membeli baju two pieces untuk anak perempuan. Terdiri dari dua bagian, atas dan bawah. Kelebihan dari model ini adalah tampak lebih menarik. Namun kekurangannya, lebih sulit dipakai dan lebih banyak mengekspos kulit anak. Bisa-bisa kulit terbakar matahari. Tentu agak berbahaya kalau berenang dalam waktu lama tanpa perlindungan lotion.

Bagaimana jika sehari-hari anak Anda memakai jilbab? Jangan khawatir, dia tak perlu memerlihatkan rambutnya saat berenang. Kini sudah ada jual baju renang anak perempuan muslimah. Bagian baju renang anak perempuan lengan panjang. Bahkan dilengkapi dengan kerudung berbahan elastis yang bisa menutup kepala anak dengan sempurna. Berenang akan tetap terasa nyaman.

Dibanding anak perempuan, anak laki-laki punya pilihan baju renang yang lebih sedikit. Ada dua pilihan utama. Pertama, hanya memakai celana renang. Tentu ini lebih praktis karena mudah dipakai. Apalagi ada berbagai model yang dilengkapi dengan tali, risleting, hingga kantong. Namun kelemahannya, kulit anak jadi mudah terpapar sinar matahari.

Pilihan kedua adalah setelan baju renang yang menutup badan bagian atas dan bawah. Panjangnya pun bervariasi. Bisa memilih lengan panjang atau pendek, juga memilih yang selutut atau sepanjang mata kaki. Sesuaikan saja dengan kebutuhan anak Anda. Pastikan dia merasa nyaman saat memakainya. Dengan begitu, berenang akan makin menyenangkan.

  1. Pilih bahan yang bagus dan nyaman dipakai

Supaya nyaman dipakai dalam air, sebaiknya pilih baju renang berbahan ringan. Itu akan memudahkan anak untuk bergerak dan bermain. Sebaliknya, jika memakai bahan yang berat dan mudah menyerap air, baju renang akan terasa kaku. Tentu ini membuat anak kesulitan bergerak. Gerakan jadi terhambat dan sulit berenang dengan maksimal.

Baju renang yang baik harus mempunyai bahan yang lembut, elastis, dan kuat. Kelembutan dibutuhkan supaya tidak terjadi iritasi pada kulit. Sedangkan elastisitas berguna untuk mendukung gerakan aktif anak Anda. Yang tak kalah penting, bahannya harus kuat supaya awet dan tahan lama. Jadi Anda tak perlu membelikan baju berkali-kali.

Bahan baju renang yang mudah dijumpai adalah nylon, spandex, dan lycra. Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan. Setiap bahan memiliki harga yang berbeda. Pastikan sesuai dengan anggaran. Kalau belum mampu beli yang mahal, lebih baik beli yang murah dulu. Yang penting anak Anda punya baju renang untuk berolahraga.

Usahakan untuk mengutamakan kualitas bahan dibandingkan model baju renang. Sebagus apa pun modelnya, jika tidak nyaman dipakai, tentu akan membuat anak gelisah saat memakainya. Beri pengertian pada anak tentang pentingnya memilih bahan yang bagus. Dengan begitu, dia tak akan merengek dibelikan baju renang yang bahannya tidak sesuai.

  1. Cari baju yang bisa melindungi anak dari sinar ultraviolet

Jika tinggal di perkotaan, tak sulit untuk menemukan kolam renang. Pasti ada banyak tersedia di hotel maupun di gedung kolam renang umum. Sebisa mungkin pilih area indoor (dalam ruangan) supaya anak tidak terpapar matahari langsung. Biasanya, kolam renang indoor juga lebih bersih karena tidak tercemari air hujan dan polusi.

Bagaimana jika harus berenang di tempat outdoor (luar ruangan) yang terbuka? Tak perlu khawatir kena kanker kulit atau penyakit lainnya. Sebisa mungkin oleskan lotion pada kulit anak sebelum berenang. Pilih yang mempunyai kadar SPF tinggi. Dengan begitu, dia tetap aman walaupun berenang hingga berjam-jam. Anda pun bisa bernapas lega.

Perlindungan juga bisa dilakukan dengan memilih baju renang yang tepat. Saat ini tersedia baju renang anak yang terbuat dari bahan anti ultraviolet. Terdapat perlindungan ekstra yang bisa mengurangi paparan sinar matahari. Tentunya bahan ini lebih mahal daripada bahan biasa. Namun sangat berguna, apalagi jika dipakai saat berenang di pantai.

Selain itu, ada bahan baju renang yang bisa melindungi anak dari klorin. Kolam renang memang mengandung klorin dan zat-zat kimia lainnya. Jika tidak hati-hati, akan menyebabkan penyakit yang tidak diinginkan. Namun tenang saja. Anda bisa memilih baju renang berbahan endurance yang tahan 100% terhadap klorin. Anak pun tetap aman saat berenang.

  1. Kalau anak Anda masih bayi, gunakan popok antiair

Dibandingkan berenang dengan anak-anak yang sudah bersekolah, berenang dengan bayi tentu lebih menantang. Sebab bayi belum bisa berenang sendiri. Harus ditahan dan dibantu bergerak supaya tidak tenggelam. Takut bayi Anda buang air saat berenang? Tak perlu khawatir. Sekarang sudah ada popok antiair yang bisa menampung pipis dan pup bayi.

Sebelum berenang, terutama di kolam renang umum, pastikan bayi Anda memakai popok antiair. Terbuat dari bahan khusus sehingga tidak menggembung walaupun sudah terisi. Juga tidak akan merembes keluar. Jadi tidak akan menganggu aktivitas Anda dan orang-orang di sekitar. Bayi pun bisa berenang dengan nyaman.

Di mana bisa membeli popok antiair? Anda bisa membelinya langsung di toko kebutuhan bayi, atau memesannya secara online. Harga yang tersedia pun beragam. Lebih baik pilih yang harganya sedikit lebih mahal supaya awet. Popok tersebut juga bisa dicuci dan dipakai berulang-ulang. Jadi Anda menghemat uang secara jangka panjang.

Pastikan untuk memilih bahan yang lembut di kulit. Sebab, kulit bayi sangat sensitif. Bahan popok yang kasar bisa membuat lecet, iritasi, hingga muncul ruam. Itu bisa membuat bayi kesakitan dan menangis saat berenang. Untuk menghindarinya, Anda perlu membeli popok yang lembut dan halus di kulit. Ini demi kesehatan dan kenyamanan sang bayi.

  1. Hindari baju renang yang berdesain tali

baju renang anak perempuan lucuSaat ini ada banyak model baju renang anak perempuan lucu, dari yang sederhana hingga rumit. Terkadang dilengkapi dengan tali, risleting, renda, dan sebagainya. Memang terlihat lebih manis. Anak-anak pun lebih tertarik untuk memakainya karena desainnya bagus. Tapi sebaiknya, hindari memilih baju renang yang berdesain tali.

Terkadang produsen baju renang menambahkan tali untuk pelengkap. Letaknya berbeda-beda. Ada yang diikat di leher supaya bajunya tidak lepas, ada juga yang disimpul di punggung. Bisa juga berupa hiasan pita di depan dada, perut, kaki, atau bagian tubuh lainnya. Kalau tidak hati-hati, simpul tersebut bisa lepas dan menyusahkan anak.

Biasanya anak-anak sangat aktif saat berenang. Bergerak ke sana kemari di dalam air, juga berlarian di pinggir kolam. Gerakan tersebut akan membuat simpul tali di baju renangnya lepas. Akibatnya bisa fatal. Baju renang itu bisa melorot atau jatuh ke bawah. Tentu kejadian itu akan membuat sang anak malu dan bisa-bisa tak mau ke kolam renang lagi.

Untuk menghindarinya, sebaiknya pilihkan baju renang yang sederhana. Tak perlu dilengkapi oleh tali-tali yang rumit. Kalau butuh ornamen penghias, sebaiknya secukupnya saja. Misalnya satu risleting, satu kantong, atau lainnya. Pastikan semua dijahit dengan kuat sehingga tidak lepas saat digunakan. Dengan begitu, anak bisa bergerak seaktif mungkin.

Bagaimana dengan anak laki-laki? Ada model celana renang yang dilengkapi tali di bagian pusar. Gunanya untuk mengencangkan celana. Cukup ditarik sedikit sampai pas dengan pinggang, lalu disimpul rapi di depan. Namun, bukannya tidak mungkin kalau simpul tersebut lepas. Apalagi anak laki-laki biasanya lebih aktif bergerak. Celananya bisa melorot, bahkan lepas.

Untuk menghindari tersebut, pastikan Anda mengikat tali celananya dengan kencang. Jangan sampai kendor. Atau lebih baik lagi, pilihkan celana renang yang tidak dilengkapi tali. Biasanya ada yang hanya memakai karet di pinggang celana. Tinggal dipakai saja. Tidak perlu repot-repot mengikat tali. Asalkan ukurannya pas, celana berpinggang karet itu akan aman.

  1. Cari motif yang disukai anak Anda

Mungkin Anda sudah susah payah memilihkan baju renang untuk anak Anda. Tapi saat diberikan padanya, ternyata dia tidak mau memakainya. Bukan karena kebesaran, kesempitan, atau tidak suka bahannya. Melainkan karena tidak suka dengan motif baju renang tersebut. Kejadian tersebut bukannya tidak mungkin. Anda perlu berhati-hati.

Saat membelikan baju renang, sesuaikan dengan selera anak Anda. Apa tokoh kartun yang disukainya? Mungkin Spongebob, Doraemon, atau Pikachu. Cobalah cari baju renang yang memiliki motif tersebut. Saat melihatnya, tentu anak Anda lebih senang. Dia bisa lebih semangat berenang berkat baju renang itu. Mudah bukan?

Jangan sampai membelikan baju bermotif yang tidak disukainya. Misalnya saja, Anda memilih celana renang bergambar ulat-ulat hijau yang lucu. Desainnya bagus dan bahannya kuat. Namun ternyata, anak Anda tidak suka dan bahkan menangis saat disuruh memakainya. Sebab dia takut sekali pada ulat. Ketidaktahuan Anda akan membuatnya batal berenang.

Jika anak Anda mudah bosan, tak ada salahnya membelikan lebih dari satu baju renang. Masing-masing memiliki motif yang berbeda tapi disukai oleh anak Anda. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah membujuknya berenang. Baju tersebut juga bisa dijadikan cadangan saat baju yang lain belum dicuci atau belum kering. Jadi sang anak bisa berenang kapanpun.

  1. Pilih warna baju yang cerah supaya anak mudah dikenali

Kalau pergi ke pantai atau kolam renang umum, Anda akan menjumpai banyak anak kecil. Masing-masing berlarian dan berenang ke sana kemari. Tentu tidak mudah untuk mengawasi anak Anda. Apalagi kalau Anda sudah kelelahan dan butuh duduk sebentar. Untuk mengakali hal itu, pilih saja baju renang anak yang warnanya mencolok.

Anda bisa memilihkan warna kuning atau merah terang. Pasti akan mudah dilihat walau dari kejauhan. Jadi kalau terjadi sesuatu pada anak, Anda bisa langsung menghampirinya. Lebih baik tidak memilihkan warna hitam atau biru tua. Sebab, warna itu terlalu umum dan sering dipakai. Pasti kesulitan untuk membedakan anak Anda dengan anak-anak lain.

Pemilihan warna baju renang juga bisa meningkatkan keselamatan anak. Jika berenang sambil memakai baju renang hijau atau biru, anak Anda lebih sulit dilihat. Sebab warna bajunya menyatu dengan air. Kalau sang anak tenggelam atau berenang terlalu jauh, akan sulit mengawasinya. Lebih baik gunakan warna yang mencolok seperti oranye.

Selain itu, pastikan warna baju renang sesuai dengan selera anak. Hindari membeli baju pink untuk anak laki-laki. Sebab, warna itu identik dengan perempuan. Anak Anda mungkin malu memakainya dan tidak jadi berenang. Sebelum membelikan baju, lebih baik tanyakan dulu warna yang diinginkan anak. Jadi baju itu akan sesuai dengan seleranya.

  1. Ajak anak Anda untuk membelinya bersama

Saat membeli baju renang anak, sebaiknya ajak anak Anda sekalian. Hal ini penting supaya tidak salah beli. Sebagus apa pun pilihan yang Anda ambil, ada kalanya tidak sesuai dengan anak. Jadi lebih baik belanja bersama. Luangkan waktu sebentar di akhir minggu untuk ke toko baju renang. Saat libur, tentu waktu anak lebih banyak sehingga bebas memilih.

Kalau tak punya waktu di akhir pekan, manfaatkan saja momen pulang sekolah anak. Di hari-hari biasa, Anda bisa menjemputnya langsung di sekolah. Lalu pergi bersama ke toko baju renang. Itu akan menjadi kesempatan yang bagus untuk refreshing. Selain itu, Anda dan sang anak jadi punya waktu yang berkualitas untuk dilewatkan berdua.

Melibatkan anak saat membeli baju renang akan membuatnya senang. Jika ingin lebih nyaman, pergilah ke toko yang agak sepi. Jadi anak Anda bisa memilih dengan leluasa. Seandainya dia sedikit ribut, tak akan banyak mengganggu orang lain. Anda bisa mencari info terlebih dulu di internet. Cari alamat toko yang tidak terlalu ramai tapi punya koleksi cukup lengkap.

Sesampainya di toko tersebut, jelaskan pada anak tentang ciri-ciri baju renang yang bagus. Mulai dari bahan, model, hingga warna. Itu akan membantunya untuk memilih sendiri. Anda bisa memberi sejumlah nasihat supaya dia tidak bingung. Namun sebaiknya, hindari memaksa anak untuk memilih baju renang tertentu. Sebab itu bisa membuatnya kesal dan marah.

  1. Usahakan coba dulu sebelum membeli

Jika bisa beli langsung di toko, manfaatkanlah kesempatan itu semaksimal mungkin. Minta anak Anda untuk mencoba baju renang sebelum membelinya. Biasanya, di toko tersedia sejumlah ruang ganti. Ada cermin seukuran tubuh dan gantungan untuk menaruh baju yang tidak dipakai. Anda bisa mengajak sang anak ke sana. Jelaskan sedikit tentang ruang ganti tersebut.

Supaya tidak perlu bolak-balik, sebaiknya bawa beberapa baju renang sekaligus ke dalam ruang ganti. Setiap toko memiliki ketentuan yang berbeda. Ada yang hanya boleh mencoba dua baju, tapi ada yang boleh mencoba hingga lima sekaligus. Biasanya bisa dilihat dari tanda yang ditempel di depan pintu ruang ganti. Kalau tidak ada tandanya, tanyakan pada petugas.

Kalau anak Anda masih kecil dan belum bisa ganti baju sendiri, sebaiknya temani dia di dalam ruang ganti. Anda bisa membantunya mencoba baju renang tersebut. Kalau anak Anda sudah agak besar dan malu ditemani, tunggu saja di luar. Tapi sebelumnya jelaskan bagaimana cara memakai baju renang. Ini penting supaya sang anak tidak kebingungan.

Ingin prosesnya lebih mudah? Saat pergi ke toko, minta anak Anda untuk memakai busana yang gampang dilepas. Misalnya kaos dan celana pendek atau baju terusan selutut. Ini akan membuatnya lebih cepat saat mencoba baju renang. Hindari memakai busana yang rumit seperti kemeja yang dilapisi sweater. Kombinasi itu lebih sulit dilepas dan dipakai lagi.

  1. Kalau tidak punya waktu untuk membeli langsung, manfaatkan online shop

Ada kalanya Anda dan anak Anda tidak bisa belanja langsung ke toko. Tak perlu berkecil hati. Belanja saja lewat online shop, yaitu toko yang bisa diakses melalui internet. Tentu ini akan menghemat waktu dan tenaga. Namun kerugiannya, baju tidak bisa dicoba. Jadi harus cermat membaca keterangan ukuran baju renang yang tersedia.

Anda bisa mencarinya di website Tokopedia, Zalora, atau Lazada. Toko-toko online tersebut menjual berbagai macam barang, mulai dari makanan hingga pakaian. Tentu tersedia berbagai pilihan menarik untuk baju renang anak. Jika belum ketemu, Anda bisa mencarinya di website khusus yang menjual baju renang. Cari saja infonya melalui internet.

Alternatif lain yang bisa dipilih adalah mencari lewat Instagram. Ada banyak sekali online shop di media sosial tersebut. Gunakan saja hashtag atau kata kunci yang tepat. Anda akan melihat banyak foto-foto baju renang dengan berbagai model. Pilih toko yang sudah terjamin dan terpercaya. Lihat saja testimoni para pengunjung yang membeli di sana sebelumnya.

Perlu diingat, biasanya harga baju renang belum termasuk ongkos kirim. Jumlah ongkosnya bervariasi. Semakin jauh jarak toko dengan tempat tinggal Anda, maka akan semakin mahal. Sebaiknya pilih toko yang berada di kota yang sama. Atau setidaknya, berada di pulau yang sama. Jadi ongkos kirimnya akan lebih murah dan barang pun lebih cepat sampai.

  1. Manfaatkan promo dan diskon

Ingin membeli baju renang semurah mungkin? Manfaatkan saja promo dan diskon yang tersedia. Dengan begitu, Anda bisa menghemat uang. Caranya adalah mencari toko yang baru buka. Biasanya, mereka menawarkan diskon khusus hingga tanggal tertentu. Atau memberi diskon pada sejumlah pembeli pertama. Jangan lewatkan kesempatan ini.

Promo juga sering ditawarkan pada momen spesial. Misalnya saja saat tahun baru, hari Lebaran, dan hari Natal. Diskonnya pun bermacam-macam. Ada yang beli satu gratis satu, ada yang diskon hingga setengah harga, dan sebagainya. Untuk toko online, biasanya mereka meniadakan ongkos kirim. Jadi Anda tak perlu membayarnya.

Momen yang tak kalah penting adalah saat liburan sekolah. Biasanya, berbagai toko menawarkan diskon menarik. Mulai dari buku, mainan, hingga perlengkapan olahraga. Sebab anak-anak akan lebih banyak beraktivitas saat liburan. Manfaatkan promo ini untuk membeli baju renang untuk anak Anda. Tentu lebih hemat daripada membeli dengan harga biasa.

Saat akhir tahun, biasanya juga ada obral cuci gudang. Tetapi Anda harus lebih selektif memilihnya. Sebab, terkadang ada produk-produk yang diobral karena tidak laku. Entah karena bahannya jelek, mudah rusak, atau motifnya kurang menarik. Lebih baik tidak membelinya kalau merasa kurang yakin. Jangan mudah tergiur oleh diskon.

  1. Sesuaikan harga dengan budget Anda

Sebaiknya buat anggaran yang jelas sebelum membeli baju renang. Ini akan memudahkan Anda dan anak Anda dalam memilih. Jika belum bisa beli yang mahal, tak perlu memaksakan diri. Belilah baju renang yang murah dulu. Yang penting kualitasnya cukup baik dan enak dipakai. Di kemudian hari, Anda bisa membeli lagi dengan anggaran yang lebih besar.

Harga baju renang anak laki dan perempuan berbanding lurus dengan kualitasnya. Jika ingin memperoleh kualitas yang tinggi, dana yang dikeluarkan pun lebih banyak. Tetapi jika ingin baju renang yang biasa saja, Anda bisa menyiapkan dana yang lebih sedikit. Pahamilah hal ini supaya tidak kecewa. Jangan sampai sudah capek-capek ke toko yang mahal tapi tidak jadi beli.

Harga baju renang anak lakiSupaya bisa lebih cepat berbelanja, Anda bisa melakukan survey terlebih dahulu di internet. Baju renang dengan kualitas biasa dijual dengan harga sekitar Rp 100 ribu. Sedangkan yang mutunya lebih bagus bisa ratusan ribu. Riset kecil ini akan membantu Anda untuk menyiapkan dana yang sesuai. Jadi tidak perlu panik saat membeli langsung di toko.

Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk mengajari anak menabung. Jelaskan padanya bahwa dia akan dibelikan baju renang. Tetapi, dia harus ikut menyumbang sejumlah dana. Bisa dari uang sakunya yang disisihkan dan dikumpulkan setiap hari. Dengan begitu, anak Anda akan lebih puas saat membeli dan memakai baju renang tersebut.

  1. Lengkapi baju renang dengan berbagai perlengkapan menarik

Supaya anak lebih semangat berenang, Anda bisa membelikannya sejumlah perlengkapan lain. Barang-barang ini tidak bisa bersifat wajib. Tapi jika memilikinya, sang anak akan lebih nyaman saat berenang. Misalnya saja ban karet. Benda ini bisa digunakan untuk mengapung di air. Terutama berguna bagi anak yang belum berenang. Dijamin tidak akan tenggelam.

Selain itu, ada juga kacamata renang. Benda ini dipakai supaya bisa melihat dengan jelas di bawah air. Terutama untuk melihat garis dasar kolam renang, jadi bisa berenang dengan lurus. Kacamata ini juga berguna untuk melindungi mata supaya tidak merah, perih, bengkak, dan iritasi. Sebab, air di kolam renang mengandung klorin dan zat-zat kimia lainnya.

Perlengkapan lain yang bisa dibeli adalah sepatu renang yang berbentuk kaki katak. Benda ini dipakai di kedua kaki anak. Bentuknya tipis dan melebar ke samping. Bisa sangat berguna jika dipakai saat melakukan gaya bebas. Dengan sepatu ini, anak Anda bisa berenang lebih cepat dan lancar. Tentu akan menyenangkan baginya.

Tak hanya sepatu kaki katak yang bisa mempercepat renang gaya bebas. Anak Anda juga bisa memakai hand paddle, yaitu alat bantu untuk memperkuat tangan. Masukkan kedua tangan anak ke dalam hand paddle, lalu minta dia untuk berenang seperti biasa. Gerakan yang terus-menerus dan adanya beban akan memperkuat tangan anak Anda.

Ingin mengajari gaya kupu-kupu? Gaya itu cukup sulit, tetapi jangan khawatir. Anda bisa membelikan pull boy untuk sang anak. Saat awal belajar gaya kupu-kupu, kaki akan sering tenggelam. Alat ini bisa mempermudah kaki untuk terangkat ke atas. Caranya adalah dengan menjepit pull boy dengan kedua paha, lalu mulailah berlatih gaya kupu-kupu.

Bagaimana dengan gaya renang katak? Supaya anak lebih mudah menguasainya, Anda bisa membelikan papan pelampung. Berbeda dengan ban pelampung yang melingkari tubuh. Selain untuk mengapung, alat ini juga digunakan untuk meluncur. Sangat cocok untuk anak yang masih pemula dalam berenang. Dijamin dia akan lebih cepat belajar.

Yang tak kalah penting adalah penutup kepala. Saat berenang, rambut anak akan tergerai ke mana-mana. Bahkan terkadang menutupi mata sehingga mengganggu pandangan. Supaya lebih praktis, gunakan penutup kepala ini. Fungsinya tak hanya untuk merapikan rambut. Tetapi juga untuk melindungi rambut dari klorin dan zat-zat kimia lain yang berbahaya.

Alat-alat bantu tersebut bisa dibeli di toko yang jual baju renang anak. Pastikan untuk menyimpan dan merawatnya dengan baik. Jangan ditaruh sembarang setelah selesai dipakai. Sediakan tempat khusus untuk menyimpannya, bisa di dalam kardus atau lemari. Sebelum disimpan, sebaiknya dikeringkan supaya tidak berjamur.

Sebanyak apa pun alat bantu yang dibeli, tentu percuma kalau anak Anda malas-malasan belajar renang. Beri penjelasan padanya bahwa berenang itu baik, sebab bisa membuat tubuh sehat. Setiap orang butuh tubuh yang sehat supaya tidak mudah lemas dan sakit. Berenang adalah salah satu cara yang menyenangkan untuk berolahraga.

  1. Setelah membelinya, langsung manfaatkan baju renang tersebut

Sudah berhasil membeli baju renang untuk anak Anda? Selamat! Sekarang saatnya untuk memakainya. Jika membelinya bersama sang anak, Anda bisa langsung mengajaknya ke kolam renang. Manfaatkan momen tersebut semaksimal mungkin. Karena senang habis dibelikan baju renang, tentu dia akan lebih mudah diajak ke kolam renang bersama.

Sesampainya di kolam renang, ajak dia ke ruang ganti. Jelaskan cara memakai baju renang baru tersebut. Biarkan dia mencoba memakainya sendiri. Mungkin dia akan salah saat melakukannya. Kalau hal itu terjadi, pastikan Anda membenarkannya dengan teliti. Jangan sampai ada yang longgar. Hal ini penting agar baju renang tidak lepas saat berada di kolam.

Jika anak Anda belum bisa berenang, beradalah di sisinya terus. Jangan ditinggal, sebab bisa tiba-tiba tenggelam. Ajari dia untuk berenang perlahan-lahan. Mulai dari mengambang, menggerakkan tangan, menggerakkan kaki, hingga membenamkan kepala sejenak di dalam air. Itu dilakukan agar sang anak terbiasa dengan air dan tidak merasa takut.

Berbeda halnya kalau anak Anda sudah bisa berenang. Anda tak perlu berada di sisinya terus-menerus. Temani saja di awal, lalu biarkan dia mengeksplorasi kolam renang sendiri. Awasi dari kejauhan. Pastikan dia tidak tenggelam atau menabrak orang lain. Ingatkan dia untuk beristirahat setelah berenang cukup lama supaya tidak jatuh kelelahan.

Jangan lupa untuk mengecek baju renang barunya. Setelah dipakai cukup lama, apakah masing terpasang dengan baik? Siapa tahu ada tali yang lepas atau risleting yang terbuka sedikit. Segera betulkan ke posisi semula, jadi sang anak bisa lanjut berenang dengan nyaman. Ajari juga dia untuk membetulkan baju renangnya sendiri. Jadi tak perlu bantuan Anda lagi.

  1. Ajari anak untuk merawat baju renang dengan benar

Supaya baju renang awet, ajari anak Anda untuk merawatnya dengan baik. Ini akan membuatnya tidak mudah rusak dan tahan lama. Anda pun tak perlu membelikan baju renang berkali-kali. Cukup sekali saja. Asalkan dirawat dengan benar, satu baju renang akan cukup untuk jangka panjang. Jelaskan hal tersebut pada anak Anda.

Setelah selesai berenang, ajari sang anak untuk membilas baju renang dengan air bersih. Ini dilakukan untuk menghilangkan zat-zat kimia dari kolam renang. Jika dibiarkan dalam waktu lama, zat tersebut bisa merusak baju renang. Bahkan bisa membuatnya berjamur, luntur, dan bau. Jadi segeralah dibilas setelah setelah selesai dipakai. Sepele tetapi penting.

Penanganan baju renang berbeda dengan baju biasa. Anda bisa mencuci dan mengeringkan baju biasa di mesin cuci, lalu menjemurnya di bawah terik matahari. Tak lupa menyetrikanya agar lebih rapi dan mudah disimpan. Namun, hal tersebut tidak boleh diterapkan pada baju renang. Bahannya yang berbeda membutuhkan penanganan khusus.

memilih baju renang anakBeritahu anak Anda bahwa baju renang sebaiknya dicuci secara manual. Tidak memakai mesin cuci atau layanan dry clean. Sebab, kekuatan mesin cuci akan merusak bahan baju renang. Lebih baik mencucinya dengan tangan. Hindari mengucek dan meremas terlalu keras, sebab bisa membuat bahannya melar dan sobek.

Kalau sudah selesai dicuci, ajari anak Anda untuk menjemurnya dengan benar. Jangan dijemur langsung di bawah terik matahari. Kuatnya terpaan sinar akan membuat warna baju renang cepat luntur dan pudar. Lebih baik jemur di tempat yang teduh tapi berangin. Baju itu akan kering perlahan-lahan dengan aman. Tinggal ditunggu saja.

Setelah kering sepenuhnya, angkat baju renang dari jemuran. Namun setelah itu tak perlu disetrika. Sebab, panas setrika bisa membuat baju renang jadi panas dan mengkerut. Tentu hal itu sangat disayangkan. Kalau dipakai lagi, bentuknya jadi kurang bagus. Jadi ingatkan anak Anda untuk tidak menyetrikanya. Lebih baik langsung dilipat rapi dan disimpan di lemari.

Begitulah cara memilih baju renang anak. Cukup mudah bukan? Anda bisa segera menerapkannya. Siapkan uang yang cukup dan pergilah ke toko yang diincar. Belikan anak Anda baju renang yang bagus dan cocok sehingga dia lebih semangat untuk berolahraga. Dia pun akan sehat dan tumbuh dengan baik.

Artikel terkait :

Ingin Sehat Namun Tetap Syar’i? Baju Renang Muslimah Solusinya

16 Tips Membeli Baju Renang Pria yang Bagus dan Murah

Incoming search terms:

Pengiriman

July 2018
M T W T F S S
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
0812-9797-5816
0812-9797-5816
0812-9797-5816